Serasa diujung tanduk,
Ingin pergi hingga mati
Angin berhembus menghampiri
Tak kalah ku menghindar
Meratapi lebih dalam kediamanku ..
Bertempuh dalam diam
Cekikikan dalam kedimensian
Dilabui musuh baru terdiam
Rintihan menjadi pegangan
Terdengar namun tak teramal
Penghujat rasa kebencian
Terlalu tajam menghantam
Berjuang ananda diseberang sana'
Tuk pikul beban, menghasilkan hasrat penuh makna ..
Teruntuk negeriku, ini realita hidup..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar