Mohon maaf lahir dan batin...
Yaah ini dia yg paling ditunggu setiap tahun, ketika kaki ini mulah melangkah kan khidmat serta kandungan ayat suci-Nya terdengar menderu disetiap subuh hingga adzan mahgrib berkumandang.
Allahu akbar.. Allahu akbar..Allahu akbar.. Laa Ilaa Ha ilallah huAllah huAkbar..
Semakin dekat semakin mendegup kencang penglihatan penatku ini..
Taklama berkabar bulan penuh suci ini meninggalkan ku ditahun ini .. (Lagi) untuk kesekian kalinya.
Yah, aku sedang curhat bukan karena kelebayan.. tapi karena keinginan yg sejak lama kupendam.
Jari-jari ini ingin menari-nari diatas ketikan layar monitor ku yg kini sedang kulakukan, jangan beranggapan aku sedang melakukan hal yg tak berguna itu sungguh sebuah pernyataan yg konyol..
Kalian seolah beberapa diantara pembaca yg mungkin bahkan akan mengganggap ku gila but.. this the real statement. Aku sedang tak bercanda sedikitpun maksudku yahh bagaimana orang akan berpikir 'orang gila mana yng "tak"merasakan kebahagiaan di malam takbir hingga sosok itu menahan rasa kantuk yg mendalam akibat pemikiran yg selalu berandai andai..' yah orang GILA itu AKU.
Aku merasakan kesedihan dimalam ini hingga kutaha rasa kantuk hingga menjelang subuh.. aku berani berkata seluruh ratusan juta umat islam kini diluar sana berbahagia di malam takbir hingga tiba kebahagiaan berkumpul bersama keluarga. Dan juga aku berani menyatakan ada beberapa diantara mereka diluar sana yg kurang beruntung. YAH.. kami.. kurang beruntung.
Aku berharap secapat atau lamban kebahagiaan itu akan segera menghampiriku..
Note's :
*Ini hanya sekedar piluan yg menghampiri secara tak berkala, hingga memaksa jari-jari ku yang tanpa kusadari mengutarakan hasrat ini.. maaf curhat ... but I love it. Berbagi rasa serta pengalaman kpd orang banyak itu terkadang menyenangkan dan mampu membuat hati ini terasa kembali tenang ..
( for anyone out there reading this ) ..
-hanya penulis amatir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar